UMKM Juga Patut Diapresiasi

Memang masih banyak masyarakat yang menilai negatif produk karya Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM), baik dari segi kualitas yang kurang baik, merek kurang terkenal, desain atau motif yang kurang menarik dan sebagainya. Namun, apapun karya dan produk mereka juga tetap perlu diapresiasi dan disediakan sarana agar dikenal masyarakat. Bertempat di Plaza St. Agustinus dan Auditorium A301, Program Pascasarjana Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menggelar Ekspo UMKM dan Seminar Social Enterprise Award. Tidak hanya sekedar ekspo, para pelaku UMKM juga turut berkompetisi mengenai usaha yang dijalankannya.

Diawali dengan doa pembukaan dan tarian pembuka oleh Dini Widianti, acara yang berlangsung sore hari tersebut diikuti tiga pelaku UMKM. Ketiga pelaku usaha tersebut adalah Zipperia yang memiliki usaha handycraft berbahan risleting, lalu ada Batik Ikat Ujung Galuh yang bergerak dalam usaha batik ikat kontemporer dan adapula Hey Startic yang berfokus pada pengolahan limbah sampah menjadi barang bernilai ekonomis. Dinilai oleh tiga juri yakni, Prof. Anita Lie, Ed.D selaku Direktur Program Pascasarjana UKWMS, Kresnayana Yahya dan Hari Santosa selaku perwakilan dari PT. Santos Jaya Abadi, masing-masing peserta diberikan waktu 15 menit pertama untuk presentasi dan 15 menit berikutnya untuk tanya jawab.
Ditengah proses penilaian, peserta diberikan seminar mengenai Social Entrepreneurs oleh Kresnayana Yahya dan membahas mengenai pelaku usaha yang memiliki dampak pada sosial. “Dalam membangun usaha, kita harus memikirkan keberlanjutan. Secara teknis ada reduce, reuse, recycle dan ada people, planet serta profit. Karena social entrepreneurs dikendalikan oleh misi sosial. Yakni mengalamatkan kebutuhan sosial menggunakan solusi inovatif berkelanjutan yang membuat dampak pada komunitas dan mengultimatum sosial secara keseluruhan,”papar Kresna.
Menutup seminar malam itu, Kresna juga menyatakan, ”kalau orang bisa dilibatkan dalam bisnis, dia tidak akan merepotkan orang lain dan lapangan kerja juga bertambah”,pungkasnya. Pada sesi akhir diumumkan pemenang Social Enterprise Award dimana juara 1 diraih oleh Hey Startic, juara 2 oleh Batik Ikat Ujung Galuh dan juara 3 diraih oleh Zipperia. Masing-masing pemenang berhak atas sebuah trofi, sejumlah uang tunai dan hadiah hiburan lainnya. Melalui acara ini diharapkan, baik mahasiswa Magister Manajemen UKWMS dan pelaku usaha UMKM dapat saling berbagi informasi mengenai strategi usaha yang tengah mereka jalankan dengan ilmu yang didapatkan. (red)

Leave A Comment