Christian Herdinata, Doktor Pertama Bidang Keuangan Pascasarjana UKWMS

Semakin besarnya perusahaan dan luasnya usaha maka pemilik tidak bisa mengelola sendiri perusahaannya sehingga pemilik membutuhkan pihak lain untuk mengelola. Kepentingan manajer sebagai pengelola dan pemilik perusahaan menjadi sejajar pada seorang manajer menjadi bagian dari suatu perusahaan. Potensi konflik muncul ketika terjadi perbedaan kepentingan antara pemilik dengan manajer yang mengelola perusahaan. Latar belakang itulah yang menyebabkan Christian Herdinata, S.E., M.M., CFP menulis disertasinya dengan mengambil topik Mekanisme Kontrol dan Konflik Keagenan.

“Konflik keagenan yang menimbulkan biaya keagenan akan berpengaruh pada kinerja perusahaan. Oleh karena itu, perbedaan kepentingan yang menyebabkan konflik harus diselaraskan. Perbedaan kepentingan dapat dikurangi dengan cara menyatukan kepentingan sehingga kedua pihak memiliki kepentingan yang sama,” ujar Christian di hadapan para penyanggah dan hadirin pada sidang terbuka.

Christian Herdinata merupakan lulusan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Konsentrasi Keuangan yang pertama dari Program Pascasarjana Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Sidang Terbuka yang diadakan di Theater Room, UKWMS kampus Pakuwon City, 30 Agustus 2014 lalu dihadiri oleh para kolega dan keluarga promovendus.

Christian merupakan pengajar di salah satu universitas swasta di Surabaya. Pencapaian gelar doktoral pada disiplin ilmu bidang finansial di tempuh dengan jalan yang tidak mudah.

“Proses menyelesaikan S3 ini tidak mudah, karena pikiran dan perhatian harus terbagi dalam banyak hal. Orangtua yang memerlukan perhatian khusus karena mereka jauh dan Ayah saat itu juga terkena stroke, pekerjaan yang memang harus dilakukan,serta keluarga kecil saya yang menjadi motivasi untuk bisa menyelesaikan jenjang studi ini,” ungkap Christian yang berkeinginan untuk terjun di kancah politik bidang keuangan.

Christian mengaku mendapat inspirasi dari sang Ibu yang adalah seorang guru SMK. “Melihat Ibu mengajar dan berinteraksi dengan murid itu menyenangkan. Generasi muda bangsa dapat menjadi lebih baik dengan pendidikan yang diterimanya. Oleh sebab itu, saya sangat menyukai profesi sebagai pengajar,” tutur Christian yang berhasil menyelesaikan pendidikan S3 nya dalam kurun waktu 3 tahun 11 bulan dan menyandang predikat cum laude.

Doktor baru dalam bidang keuangan ini menyoroti pentingnya pendidikan yang tinggi bagi generasi muda. “Pengetahuan yang tinggi berbanding lurus dengan pengembangan diri, mental, dan masyarakat. Maka sebisa mungkin anak muda harus bisa mengenyam pendidikan tinggi,” pungkas pria kelahiran Kuala Kapuas yang menjadi doktor di usianya ke 33 tahun.

Disertasi Christian ini bertujuan untuk menguji model mekanisme kontrol melalui kepemilikan institusional dan kebijakan utang terhadap konflik keagenan yang terjadi dalam asset utilization dan kinerja perusahaan. (red)

Leave A Comment